Perawatan Burung Murai Batu (Ekor Pendek/ Panjang sama saja)

Monday, October 14, 2013 0 comments
Pada dasarnya cara menjinakkan burung yang masih liar tidak berbeda jauh untuk segala berbagai jenis burung. Semua orang terutama bagi para penggemar burung (kicau mania) pasti menginginkan burung kesayangannya gacor dan juga jinak. Namun bagi sebagain penghobi burung yang masih awam, mungkin belum faham bagaimana caranya membuat burung Murai Batu agar bisa cepat jinak. :)

Ada sedikit tips tentang bagaimana caranya agar Murai Batu yang masih liar milik kita cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang telah membagikan pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung Murai batu.

1.    Cara Memandikan Murai Batu Liar

Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan  penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung  yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga mengakibatkan luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar. Efek yang akan terjadi adalah yang tadinya burung sudah reajin bunyi ketika tidak ada orang akan menjadi tidak mau ngoceh.  Don't worry ! luka pasti akan sembuh, pulih kembali dan ngoceh akan berangsur pulih juga.

Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berikan makan seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya.  Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.

2.    Penempatan Posisi Lokasi Kandang

Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati. 

Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.

Demikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlak harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu dari saya yang bisa juga dilakukan ole teman-teman.

Semoga bermanfaat.
Salam BIRD CLUB Kicau Mania Sungonlegowo.

Perawatan Burung CENDET / PENTET

Wednesday, October 9, 2013 0 comments
Pada kesempatan ke sekian kali ini, sama dengan beberapa artikel yang membahas tentang bagaimana tips cara merawat burung kicauan baik yang diperuntukkan hanya sekedar hobby ataupun yang memang sengaja dipelihara yang diperuntukkan sebagai perlombaan.

Seperti pada artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga tidak berbeda jauh dengan artikel yang disampaikan oleh para penggemar burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang asyik dan mantaB mengenai tata cara bagaimana cara merawat dan membentuk burung Plentet/Pentet/Cendet dapat rajin berkicau dan gacor dan siap tampil dalam setiap pertandingan ataupun lomba yang diadakan.

Di sini saya akan mencoba menyampaikan sedikit pendapat saya dan juga sebagaian saya ambil dari teman-teman yang sudah meng-share tentang bagaimana tips dan caranya merawat burung kicauan terutama yang akan dibahas disini adalah burung Plentet/Pentet/Cendet agar rajin gacor dengan kondisi sehat secara fisik dan mental.

Pada dasarnaya apa yang akan saya sampaikan ini tidak beda jauh dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat dan memproes Plentet/Pentet/Cendet agar rajin bunyi dan gacor.

Berikut adalah tips dan caranya:

1. Pertama diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung, karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyakan para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara burung jantan dan betina.

2. Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray pada sekitar jam 7.00 - 8.00an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi hujan (karena kondisi artikel ini dibuat kebetulan lagi musim hujan).

3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam jika matahari benar-benar cerah dan boleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah (sama dengan atas: (karena kondisi artikel ini dibuat kebetulan lagi musim hujan), selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras sekira kondisi burung sudah fresh kembali setelah dimandikan.

4. Sediakan makanan yang cukup seperti voer yang berkualitas karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat lain yang sudah cukup untuk kebutuhan si burung. Namun makanan normal harian tetap harus ada seperti buah-buahan (Pisang kepok, Pepaya atau lainnya).

5. Berilah makanan tambahan pada burung atau yang lebih dikenal dengan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 5 - 7 ekor dan sore demikian juga cukup dengan 4-5 ekor saja, bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 1-2 hari dan juga berikan kroto sebagai variasi jenis EF lainnya yang juga bisa menambah asupan protein buat burung.

6. Sekalipun Plentet/Pentet/Cendet dikenal oleh khalyak kicau mania adalah merupakan burng yang sangat cocok dijadikan sebagai master untuk burung jenis lainnya, namun tidak ada salahnya jika Pentet pun dimaster dengan burung lain dengan tujuan adar menambah variasi kicauan Cendet itu sendiri. Pemasteran suara dapat dilakukan dengan cara melalui suara burung secara langsung seperti misalnya didekatkan dengan burung-burung dengan suara yang indah dan unik namun diusahakan yang sudah gacor, seperti jalak suren, kenari, murai batu, atau burung lain yang kita anggap pantas untuk dijadikan sebagai master dan bisa dimaster dengan menggunakan suara burung dalam bentuk MP3 yang sudah pernah jadi jawara (bisa download di internet) tinggal pilih dan download jenis burung apa yang akan kita pilih sebagai master dengan settingan suara yang bisa membuat burung  kita bisa berlatih dan terbiasa dengan suara tersebut, sehingga akan menambah variasi suara Cendet kita.

7. Dan yang terakhir yang perlu diperhatikan dan tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Perawatan Untuk Persiapan Lomba :

Cara merawat burung lomba sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada step ini yakni menyiapkan burung supaya memiliki tingkat birahi yang diinginkan serta mempunyai stamina yang stabil. Kunci kesuksesan perawatan lomba yakni mengetahui dengan baik cii-ciri dasar tiap-tiap burung.



Di bawah ini adalah cara merawat Pentet atau Cendet dan setting lombanya :

h-3 sebelum saat lomba, jangkrik dapat dinaikkan jadi 10 ekor pagi serta 6 ekor sore.
h-2 sebelum saat lomba, burung baiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
1 jam sebelum saat digantang lomba, berikanlah jangkrik 3 ekor serta ulat hongkong 10-20 ekor.
seandainya burung dapat turun lomba kembali, berikanlah jangkrik 1 ekor lagi.
penting

Janganlah memandikan burung pada waktu di lapangan, karena bisa mengakibatkan birahi burung tersebut jadi amat tidak stabil.

Berikanlah peluang pada burung buat beradaptasi sebentar pada situasi lapangan, supaya burung tidak kaget.

Perawatan Pasca Lomba

Perawatan pasca lomba sesungguhnya berperan memulihkan stamina serta mengembalikan keadaan fisik burung.

Di bawah ini pola perawatan serta setting pasca lomba buat burung Pentet:
- Porsi ef dikembalikan ke stelan harian.
- Berikanlah multivitamin pada air minum pada h+1 sesudah lomba.
- Sampai h+3 sesudah lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

Perawatan Pada Saat Mabung

Mabung (moulting) atau rontok bulu adalah siklus alamiah pada keluarga burung. perawatan burung pada saat mabung yaitu menjadi perihal yang amat perlu, lantaran seandainya perawatan yang salah pada saat ini dapat bikin burung jadi rusak. pada saat mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat nyaris 40% dari keadaan normal. oleh lantaran itu, burung perlu konsumsi nutrisi yang berkwalitas baik dengan porsi semakin besar dari keadaan normal. jauhi mempertemukan burung dengan burung sejenis, lantaran dapat bikin proses mabung jadi terganggu. efek dari ini yaitu ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. proses mabung juga terkait dengan hormon reproduksi.


Di bawah ini pola perawatan waktu mabung :
Letakkan burung di area yang sepi, jauh dari jalan raya manusia. baiknya burung semakin banyak didalam keadaan dikerodong. Mandi cukup 1x 1 minggu saja serta jemur maksimal 30 menit/hari
pemberian porsi ef diberikan semakin banyak lantaran amat dibutuhkan buat pembentukan sel-sel baru serta buat perkembangan bulu baru. contohnya : stelan jangkrik dibikin 5 ekor pagi serta 5 ekor sore, kroto 1 sendok makan tiap-tiap pagi serta ulat hongkong 3 ekor tiap-tiap pagi. Bberikanlah multivitamin yang berkwalitas yang digabung di air minum 2x 1 minggu. Perbanyak pemberian buah pepaya, lantaran buah pepaya amat gampang dicerna hingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. disamping itu buah pepaya banyak memiliki kandungan banyak vit. c yang dapat menolong menambah daya tahan tubuh burung. Kerjakan pemasteran. waktu mabung bikin burung semakin banyak pada keadaan diam serta mendengar. inilah waktu yang pas buat isi variasi nada cocok dengan yang kita kehendaki. kerjakan pemasteran dengan pas, cocokkan cii-ciri serta jenis nada burung dengan nada burung master.

Demikian tips dari saya semoga bermanfaat, pada dasarnya tips dan cara seperti itu tidak multak harus dilakukan sama percis seperti yang saya sampaikan karena tergantung kondisi, situasi dan kesabaran serta keuletan dalam kita memberikan perhatian terhadap hewan kesayangan kita.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Salam "WAROENG DAMAI"

Perawatan Burung KENARI

Wednesday, October 2, 2013 0 comments
Kenari adalah salah satu jenis burung yang saat ini sedang digandrungi oleh kebanyakan para penggemar burung kicauan karena keunikan suara ocehannya yang indah. Untuk itu tidak berbeda jauh dengan artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga artikel yang disampaikan oleh para penggemar burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang asyik dan unik yang dapat dicoba diaplikasikan mengenai tata cara bagaimana agar burung kesayangan "Kenari" dapat rajin berkicau dan gacor.

Di sini saya akan mencoba menulis sedikit tentang bagaimana tips dan caranya merawat Kenari agar rajin berkicau (gacor).


Pada garis besarnya apa yang akan saya sampaikan hampir sama dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat, memelihara dan memproses Kenari agar cepat bunyi dan rajin berkicau.


Tips dan cara simple dalam merawat KENARI agar rajin bunyi (gacor):

  1. Pertama, seperti pemilihan jenis burung kicauan yang lain yaitu diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang lebih rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyakan para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri dan bedanya antara burung jantan dan betina. Maka usahakan pilih burung dengan jenis kelamin Jantan
  2. Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray atau jika memungkinkan berilah cepuk agar burung lebih leluasa mandinya yaitu pada sekitar jam 7an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi hujan (karena kebetulan lagi musim hujan) dan jangan lupa apabila mandi dengan cepuk, ambil cepuk kembali apabila sudah selesai mandi.
  3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam jika matahari benar-benar cerah dan oleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah.
  4. Sediakan makanan yang cukup seperti buah-buahan, apel merah, selada atau sawi putih juga bisa, atau dengan buah-buahan lainnya. dan bisa juga dengan makanan kemasan yang dinilai banyak kandungan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh burung.
  5. Lakukan pemasteran suara, baik melalui suara burung secara langsung seperti misalnya didekatkan dengan sesama kenari namun diusahakan yang sudah gacor, atau bisa juga dengan burung lain yang memang special buat master suara seperti burung gereja, atau bisa juga dengan menggunakan suara burung Kenari dalam bentuk MP3 yang sudah pernah jadi jawara (bisa download di internet) dengan settingan suara yang bisa membuat Kenari milik anda bisa berlatih dan terbiasa dengan suara tersebut.  
  6. Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung. 

Demikian tips dari saya semoga bermanfaat. Pada dasarnya tips dan cara seperti itu tidak multak harus dilakukan sama percis seperti yang saya sampaikan karena tergantung kondisi atau situasi dan kesabaran serta keuletan dalam kita memberikan perhatian terhadap hewan kesayangan kita.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Salam kami "WAROENG DAMAI"

Perawatan Burung KACER

Tuesday, September 17, 2013 0 comments
 Pada bagian ini saya akan mencoba menulis sedikit tentang bagaimana tips dan caranya merawat burung kacer agar rajin berkicau (gacor).

Pada dasarnaya apa yang akan saya sampaikan ini tidak beda jauh dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat dan memproses burung kesayangan kita (kacer) agar cepat bunyi dan rajin bericau.


Berikut adalah tips dan cara simple dalam merawat kacer agar cepat bunyi (gacor):

- Pertama diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyam para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara Burung Jantan dan Betina.

- Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara
semprot pakai spray atau jika memungkinkan berilah cepuk agar burung lebih leluasa mandinya yaitu pada sekitar jam 7an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi lagi musim hujan dan jangan lupa apabila mandi dengan cepuk.

- Bersihkan kandang setiap hari termasuk buang kotoran burung, ganti atau tambahkan makanan, ganti air minum dan usahakan berilah air minum burung dengan air yang sudah dimasak atau bisa juga dengan air kemasan atau air mineral.

- Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam atau lebih jika matahari benar-benar cerah dan oleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah.

- Sediakan makanan yang cukup seperti voer yang berkualitas, karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh burung.

- Berilah makanan tambahan pada burung atau yang lebih dikenal dengan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 2 - 3 ekor dan sore demikian juga 2-3 ekor, bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari.

- Lakukan pemasteran suara, baik melalui suara burung secara langsung dengan burung-burung yang memang spesialis untuk master burung kacer, atau juga bisa di master dengan suara burung dalam bentuk MP3 yang bisa di download dari internet.

- Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya hewan pengganggu, seperti: kucing, anjing, tikus, dll, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Demikian, tips ini tidak mutlak harus dilakukan sepenuhnya, tergantung pada kebiasaan dari burung milik masing-masing, semoga bermanfaat.

Semoga bermanfaat.
Salam BIRD CLUB Kicau Mania Sungonlegowo.